Kondisi Pelayanan Pendidikan Untuk Anak Usia Dini

Disusun oleh: Aida Rahmania (Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran 2013)

Anak usia dini membutuhkan perlakuan khusus untuk menunjang kemampuannya belajar. Menurut teori perkembangan kognitif, anak usia dini menangkap stimulus dan mengenali lingkungannya melalui penggunaan simbol dan konseptual, hal ini tentunya berbeda bagi anak usia akhir serta orang dewasa, maka dari itu diperlukan bimbingan serta pengajaran khusus yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Menjawab pertanyaan ini, pemerintah telah menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini atau yang biasa disingkat PAUD.
Di Indonesia sendiri saat ini, isu mengenai pendidikan anak usia dini terus berkembang ditandai dengan semakin bermunculannya lembaga sejenis yang memberikan pendidikan pada anak usia dini, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan, seperti yang diungkapkan oleh Ibu Yulianti, guru PAUD Darul Ilmi, Jatinangor (23/1). Pemerintah telah memberikan bantuan pada PAUD untuk pengembangan pembelajaran. Bantuan ini diberikan pada dua PAUD di setiap desa pada awal berdirinya, yakni berupa sarana belajar dan bermain anak, seterusnya pemerintah memberikan bantuan berupa biaya yang dapat dikelola sendiri oleh PAUD yang bersangkutan.
Disamping bantuan dana, guru PAUD kini tidak lagi menjadi honorer melainkan telah berdikari sendiri, telah banyak pelatihan yang diadakan untuk meningkatkan kualitas guru PAUD sendiri mulai dari materi evaluasi belajar anak usia dini hingga perlakuan bagi anak berkebutuhan khusus. Menurut guru yang telah bekerja selama tujuh tahun ini pula, tuntuan serta kurikulum belajar di Sekolah Dasar kini sudah semakin sulit dan hal inilah yang menjadi faktor terbesar orang tua kemudian menyekolahkan anaknya ke PAUD dimana anak mendapatkan pembelajaran dasar sedari dini sehingga diharapkan murid lulusan PAUD dapat lebih mudah beradaptasi dengan pelajaran di Sekolah Dasar.
Secara garis besar pendidikan bagi anak usia dini ini mengalami kemajuan meskipun masih banyak yang perlu ditingkatkan demi optimalisasi PAUD. Hingga saat ini layanan PAUD di beberapa desa masih belum memadai karena bantuan hanya sebatas untuk sarana saja belum kepada prasarana, kepedulian orang tua untuk menyekolahkan anaknya sejak dini juga masih kurang sehingga pada beberapa daerah jumlah murid PAUD terbilang sedikit. Kerjasama dari setiap elemen, yakni pemerintah, orang tua, guru serta tokoh masyarakat akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan PAUD kedepannya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPrint this pageEmail this to someone