On The Job Training (OJT) Program Suplementasi TTD Bagi Remaja Puteri Di Kabupaten Purwakarta

Data prevalensi anemia di kalangan remaja putri dan perempuan di usia reproduksi (15-24 tahun) level Nasional adalah 18,4% (RISKESDAS, 2013). Dari data tersebut, hasil pemeriksaan menunjukan angka prevalensi anemia remaja putri tingkat sekolah menengah dan atas di Cimahi dan Bandung tahun 2013 mencapai sekitar 40-50% (Dinas Kesehatan, Cimahi, 2013). Data tersebut hampir menyamai hasil baseline survey yang dilakukan MI yang menunjukan data prevalensi anemia di Kabupaten Purwakarta dan Kota Cimahi mencapai sekitar 51%. Walaupun ketersediaan pedoman Nasional dari Kementrian Kesehatan RI mengenai program suplementasi TTD untuk remaja putri belum pernah dilaksanakan.

MI (Micronutrient Initiative) Indonesia telah mendukung pemerintah dalam menjalankan model program untuk penerapan suplementasi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri untuk mengurangi prevalensi anemia. Dalam penerapan program bagi remaja putri tersebut, berikut adalah komponen kuncinya.
• Memperkuat komitmen pemerintah dan mengintegrasikannya dengan program lain.
• Menyesuaikan peningkatan kapasitas dengan pendekatan perubahan perilaku melalui pelatihan untuk staf Puskesmas dan guru UKS agar mampu menerapkan program yang efektif dengan tujuan untuk mencegah dan menanggulangi anemia pada remaja putri.
• Membenahi program rantai penyediaan tablet TTD di fasilitas kesehatan tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional juga Unit Kesehatan Sekolah jenjang Menengah Pertama & Menengah Atas di Kabupaten Purwakarta dan Kota Cimahi.

Sebagai kelanjutan dari serangkaian kegiatan peningkatan kapasitas untuk Petugas Kesehatan di Puskesmas dan para guru UKS di sekolah, kegiatan On-Job-Training (OJT) di beberapa sekolah terpilih diperlukan untuk memastikan kesiapan guru UKS mampu merencanakan, mencatat, melaporkan, dan melakukan kegiatan konseling yang efektif untuk remaja putri dalam program suplementasi Tablet Tambah Darah mingguan. Pihak yang akan dilibatkan untuk mendukung guru UKS dalam menjalankan program ini adalah petugas dari Puskesmas pembina, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Cimahi yang sebelumnya terlibat sebagai pelatih pada kegiatan pelatihan sebelumnya, serta siswi terpilih dari 36 sekolah di Kota Cimahi. Untuk melaksanakan kegiatan, Yayasan IBU telah dipilih menjadi mitra MI sebagai pelaksana kegiatan OJT tersebut dan berperan sebagai pendamping pada proses OJT kepada guru UKS di masing-masing sekolahnya.

Tim fasilitator dari tingkat Kabupaten dan Puskesmas Purwakarta telah melakukan kunjungan ke 16 sekolah di Kabupaten Purwakarta yang dilaksanakan pada 13-14 dan 16-17 Januri 2017. Salah satu kegiatan khususnya pada kegiatan ini adalah agenda minum tablet tambah darah bersama oleh siswi-siswi pada Hari Senin 13 Februari 2017 di SMPN 2 Purwakarta.

 

This work was carried out with the aid of a grant from the Micronutrient Initiative, Ottawa, Canada through the financial assistance of the Government of Canada through Global Affairs Canada and other generous donors.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPrint this pageEmail this to someone