Melejitkan Potensi Anak Usia Dini Melalui Optimalisasi Kesehatan

Ditulis oleh: Ali Ar-Ridho

Mahasiswa Jurusan Kesejahteraan Sosial Unpad

Usia anak pada fase dini merupakan usia yang sangat potensial dalam membangun keterampilan anak dalam berbagai aspek. Seperti yang dikemukakan dalam ilmu psikologi perkembangan bahwa anak pada usia dini yaitu umur 3-6 tahun memiliki kapasitas belajar yang sangat besar dan cepat dalam memproses input pembelajaran.

Input pembelajaran ini memiliki banyak aspek diantara yang paling dominan dipelajari oleh anak adalah aspek afeksi (perasaan), motorik (fisik) dan linguistik (bahasa). Pada anak usia dini, pembelajaran ketiga hal tersebut dapat dilakukan dengan cepat dan tanpa proses belajar yang rumit dikarenakan potensi otak anak yang sangat receptive.

Potensi ini tentunya juga sangat bergantung pada kondisi kesehatan anak yang mempengaruhi tingkat penerimaan input pembelajaran yang diberikan, faktor kesehatan anak sangat perlu diperhatikan dalam membangun potensi anak. Pasalnya jika kondisi kesehatan anak ini tidak terperhatikan sehingga anak lekas sakit, maka masa-masa potensial tersebut juga menjadi berkurang kualitasnya. Oleh karena itu, sebagai salah satu usaha dalam melejitkan potensi anak, diperlukan juga usaha menjaga kondisi kesehatan anak agar kualitas masa-masa emas perkembangan anak usia dini turut terjaga.

Sumber: Human Life Span 7th Edition. Pearson Publication.