Pertemuan Program Tatalaksana Diare dengan Zinc dan Oralit pada Balita

DSCF3597IBU bersama Nutrition International telah melaksanakan pertemuan kajian program Tatalaksana Diare dengan Zinc dan Oralit pada Balita di Provinsi Jawa Barat, Banten, dan Nusa Tenggara dan pertemuan advokasi Tatalaksana Diare dengan Zinc dan Oralit pada Balita di Provinsi Banten dan Jawa Barat. Kegiatan dihadiri oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi, Nutrition International, dan peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di masing-masing provinsi.

 

Penyakit Diare merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk di Indonesia. Hasil Kajian Masalah Kesehatan berdasarkan siklus kehidupan 2011 yang dilakukan oleh Litbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) tahun 2011 menunjukkan penyebab utama kematian bayi usia 29 sampai 11 bulan adalah Pnemonia (23.3%) dan Diare (17.4%). Penyebab utama kematian anak usia 1-4 tahun adalah Pnemonia (20.4%) dan Diare (13.3%).

Pembelajaran dari Dinkes Prov NTB

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menyusun sebuah panduan yang salah satunya berisi mengenai prinsip tatalaksana penderita diare pada anak yaitu, Lintas Diare (Lima Langkah Tuntaskan Diare), yang terdiri atas:

1. Oralit Osmolaritas (konsentrasi larutan dalam 1 liter) Rendah

Mencegah terjadinya dehidrasi dapat dilakukan mulai dari rumah dengan memberikan oralit, pemberian oralit dalam kemasan 200cc dengan komposisi Natrium Klorida 2.6 gram, Kalium Klorida 1.5 gram, Trisodium Sitrat Dihidrat 10 mmol/L, dan Glukosa Anhidrat 75 mmol/L. bila di rumah tidak tersedia oralit dapat diganti dengan air tajin, kuah sayur atau sup, sari buah, dan air teh.

2. Zinc

Pemberian zinc selama diare terbukti mampu mengurangi lama dan tingkat keparahan diare, mengurangi frekuensi buang air besar, mengurangi volume tinja, serta menurunkan kekambuhan kejadian diare pada 3 bulan berikutnya. Pemberian zinc diteruskan hingga 10 hari walaupun diare sudah membaik, hal ini karena untuk mencegah diare pada penderita selama 3 bulan ke depan. Zinc diberikan pada penderita diare dengan dosis:
– > 6 bulan diberikan 10 mg (1/2 tablet) zinc per hari
– < 6 bulan diberikan 20 mg (1 tablet) zinc per hari

3. Pemberian ASI/Makanan

Pemberian makanan selama diare bertujuan untuk memberikan gizi pada penderita terutama pada anak agar tetap kuat dan tumbuh serta mencegah berkurangnya berat badan. Anak usia 6 bulan atau lebih termasuk bayi yang telah mendapat makanan padat harus diberikan makanan yang mudah dicerna sedikit demi sedikit tetapi sering. Setelah diare berhenti, pemberian makanan ekstra diteruskan selama 2 minggu untuk membantu pemulihan berat badan anak. Anak masih minum ASI harus lebih sering diberikan ASI. Anak yang minum susu formula diberikan lebih sering dari biasanya.

4. Pemberian Antibiotik

Pemberian antibiotik hanya diberikan pada penderita jika mengalami diare berdarah, suspek kolera, dan infeksi diluar saluran pencernaan yang berat seperti pnemonia. Obat anti diare tidak boleh diberikan kepada anak yang menderita diare karena terbukti tidak bermanfaat. Obat anti muntah tidak dianjurkan kecuali jika penderita
mengalami muntah berat.

DSCF3858

5. Pemberian Nasihat

Ibu atau keluarga yang berhubungan erat dengan balita harus diberi nasihat dari petugas kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Posyandu, klinik, dan rumah sakit) tentang:

a. Cara memberikan cairan (oralit) dan obat zinc di rumah
b. Kapan anak harus dibawa kembali ke petugas kesehatan jika:
– Diare lebih sering
– Muntah berulang
– Sangat haus
– Makan atau minum sedikit
– Timbul demam
– Tinja berdarah
– Tidak membaik dalam 3 hari

Sumber informasi mengenai diare: Pedoman Tatalaksana Diare, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“This work was carried out with the aid of a grant from the Nutrition International, Ottawa, Canada through the financial assistance of the Government of Canada through Global Affairs Canada and other generous donors.”

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPrint this pageEmail this to someone