Penguatan Modal Usaha Agribisnis dan Pendampingan rutin kepada mitra langsung

Pada bulan April 2018 Yayasan IBU site Subang telah melaksanakan 2 kegiatan yaitu penguatan modal usaha agribisnis pada perguliran ternak bagi yang hilang karena dicuri dan pendampingan rutin kepada mitra langsung.

Penguatan Modal Usaha Agribisnis

Yayasan IBU melaksanakan kegiatan kemitraan hewan ternak bersama PAP (People Affected by Project) yang telah diidentifikasi sebelumnya. Sasaran awal dari kemitraan ini adalah PAP yang sudah tidak memiliki aset berupa hewan ternak domba dikarenakan ternak mereka mati, dicuri, dan dijual dikarenakan terdesak oleh kebutuhan. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim proyek Subang terhadap aset-aset yang dikelola oleh PAP, khususnya ternak domba terdapat 36 PAP dari 123 PAP yang kehilangan ternaknya karena dicuri sedangkan 87 PAP ternaknya dijual dengan alasan yang berbeda-beda seperti biaya sekolah anak, biaya berobat dan ada juga yang ternaknya mati dikarenakan sakit/wabah penyakit sedangkan yang masih memelihara ternaknya di 15 Desa dampingan yaitu total sebanyak 270 PAP. Berdasarkan hasil identifikasi yang sudah dilakukan, terdapat 36 PAP yang siap bekerjasama dalam kegiatan kemitraan hewan ternak gelombang pertama ini.

Dalam program ternak bergulir ini PAP menandatangani surat perjanjian bersama yang dilakukan antara Yayasan IBU, mitra langsung dan KUBE di masing-masing desa dampingan yang isi dari perjanjian tersebut tentang kesiapan dan segala sesuatu hal yang berkaitan dengan perguliran ternak.

Tujuan dari kegiatan ini adalah PAP yang sudah tidak memiliki ternak kembali memiliki aset yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemberian modal tambahan bagi KUBE di masing-masing desa dampingan di Kabupaten Subang.

Pendampingan Rutin KUBE

Pendampingan rutin kepada mitra langsung dilakukan di 2 Desa dampingan yaitu di Desa Ciruluk dan Desa Cisaga, Kabupaten Subang. Kegiatan pendampingan rutin kepada mitra langsung/monitoring KUBE bertujuan untuk pengecekan pembukuan KUBE di desa dampingan. Yang berbeda dari kegiatan ini adalah KUBE Desa Cisaga.

Modal yang diberikan kepada pengurus KUBE untuk digulirkan sebagai modal simpan pinjam dialihkan ke MODAL BRI LINK dengan alasan beberapa usia warga PAP yang sudah tidak memungkinkan untuk melakukan program simpan pinjam dan PAP Desa Cisaga sudah tidak memilki usaha karena faktor usia dan sudah ditanggung oleh keluarga/anak.

Aturan yang dipakai dalam kegiatan BRI LINK Desa Cisaga sama seperti KUBE Simpan pinjam yang dilakukan di Desa dampingan yayasan IBU diantaranya :
a. Memakai pembukuan KUBE (Buku Bank, Buku Kas, Neraca, Laba Rugi)
b. Pembagian SHU untuk PAP setiap 1 tahun sekali

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPrint this pageEmail this to someone