Pengembangan Peta Risiko Bencana Berbasis Sekolah di Kecamatan Pangalengan

Setelah Tim Program Schood Based DRR  membentuk Tim Siap Siaga Bencana Sekolah atau tim teman sebaya di empat sekolah dampingan di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, masing-masing sekolah yang diwakili oleh guru dan kepala sekolah membuat rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan pendampingan kepada siswa. Kegiatan lanjutan terdiri dari tiga kegiatan, yaitu pemetaan risiko keamanan di jalan, rencana aksi sekolah tentang SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana), dan rencana kontingensi di tiap sekolah.

Kegiatan melibatkan Tim Siap Siaga Bencana Sekolah, guru, dan kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan. Untuk meningkatkan kerjasama sekolah dengan mitra terkait program, IBU melibatkan relawan lokal yang pernah terlibat di IBU dan Masyarakat Tangguh Bencana (MTB) untuk membantu guru dan kepala sekolah dalam melakukan pendampingan kegiatan kepada siswa. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan sebanyak tiga kali di empat sekolah pada awal minggu bulan September 2018 dengan pembagian waktu pelaksanaan yang sudah disepakati di masing-masing sekolah.

Dalam kegiatan ini IBU memfasilitasi peserta dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya metode diskusi interaktif, permainan, dan diskusi kelompok.

Kegiatan didukung oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik partner of Save the Children.