Simulasi Bencana Di Sekolah

Yayasan IBU yang didukung oleh Yayasan Sayangi Tunas Cilik bekerja sama dalam melaksanakan Program School Base DRR (Disaster Risk Reduction). Program tersebut merupakan pendampingan di Kecamatan Pangalengan dan Cimaung di dua Sekolah Dasar (SD Tanara dan SD Taruna Pelita), satu Sekolah Menengah Pertama (SMP N 1 Pangalengan), dan satu Sekolah Luar Biasa (SLB Al-Fithri). Salah satu kegiatan pendampingan dan menjadi akhir dari rangkaian kegiatan program adalah pelaksanaan simulasi bencana gempa (bencana yang paling berpotensi di daerah tersebut) dan kebocoran gas alam.

Simulasi bencana kebocoran gas di SD Tanara

Simulasi bencana di sekolah diberikan pada seluruh pihak sekolah sebagai refleksi dari seluruh pendampingan program yang telah dilakukan di empat sekolah selama enam bulan. Tujuan dari simulasi ini adalah sebagai penguatan dalam pelaksanaan pengurangan risiko bencana jika bencana gempa benar-benar terjadi.

Semua pihak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan simulasi. Selain pihak sekolah, pelaksanaan simulasi di tiap sekolah dilibatkan pula orang tua siswa dan masyarakat yang ada di lingkungan sekolah.

Simulasi evakuasi korban di SMPN 1 Pangalengan

 

Simulasi Evakuasi ke Titik Kumpul

 

Berkumpul di Titik Kumpul