Meningkatkan Kepercayaan Diri Agar Lebih Produktif dari Pelatihan Softskill

Program Skill to Succeed merupakan program pemberdayaan terhadap anak muda usia 18-24 tahun dengan sasaran anak muda yang berasal dari keluarga kurang mampu, anak muda putus sekolah, anak muda yang belum bekerja atau bekerja pada sektor yang eksloratif, anak muda dengan disabilitas, mantan pekerja anak, anak-anak tanpa pengasuhan keluarga dan kelompok lainnya (out of School Youth). Wilayah program mencakup pada tiga kecamatan dan lebih dari 7 desa di Kabupaten Subang. Program Skill To Succeed ini dimulai dengan pelatihan softskill. Lalu, setelah mengikuti pelatihan softskill, peserta akan disuruh memilih mengikuti pelatihan kewirausahan atau pelatihan kecakapan kerja.

Widya mewawancarai Kang Erik (Widya interviewing Erik)

Kang Erik sebagai salah satu peserta yang telah mengikuti pelatihan softkill dan pelatihan kewirausahaan turut membagikan pengalamannya selama mengikuti pelatihan tersebut. Kang Erik yang sehari-harinya bekerja freelance makeup mengaku bahwa selama bulan puasa tidak ada job, sehingga ia bisa mengikuti pelatihan yang diadakan oleh IBU Foundation.

Kang Erik merasa bahwa dengan ia mengikuti pelatihan ini dapat bermanfaat bagi kehidupannya, terutama ketika ia mengikuti pelatihan softskill yang ternyata memberikan pengaruh pada kehidupannya. Sikap kurang percaya diri yang terkadang muncul pada dirinya, perlahan-lahan mulai berganti menjadi rasa percaya diri yang lebih tinggi. Ia juga berharap dengan mengikuti pelatihan ini ia bisa sukses sesuai dengan apa yang diharapkannya.

Selain itu, harapan yang lainnya menurut Kang Erik terkait peserta dalam pelatihan ini harus lebih banyak dan juga waktu pelatihan yang lebih dipadatkan. Harapan tersebut muncul ketika ia sendiri sudah merasakan manfaat yang besar setelah mengikuti pelatihan ini sehingga ia pun berharap anak-anak muda lain bisa turut merasakan manfaat dari pelatihan ini.


The Skill to Succeed Program is a youth empowerment program targeting the people aged from 18 to 24 years old who are from disadvantaged families, school drop-out, unemployed or under-employed, with disabilities young people as well as former worker children, without family care children and so on, generally designated with the “Out-of-School Youth” concept. The program covers three sub-districts and more than seven villages in the Subang District. The Skill to Succeed Program starts with a soft skills training. After this soft skills training, they are expected to choose between entrepreneurship or work skills training.

One of the participants of the program, Erik who chose after the soft skills training to follow the entrepreneurship training, shares his experience in this article. Erik is a daily makeup freelance but had no job during the fasting month so he could take part in the training held by IBU Foundation.

Erik thought that participating to this training could be beneficial to his life. Indeed, the soft skills training turned out to have an influence on his life. His lack of confidence has slowly started to change into a higher self-esteem. He hopes that the training will help him to achieve his objectives and succeed.

In addition, Eric hopes that more people can participate to the training, with a more compacted time. Indeed, the program has brought him great benefits and thus he hopes that other young people could participate in to gain as much as he did.

Writer: Widya Darmawan
Translated by: Alizée Servant