Proyek SRAP – Subang

Program Pemulihan Mata Pencaharian yang diperuntukan bagi masyarakat yang terdampak langsung pembangunan jalan Tol Cikopo-Palimanan yang didanai oleh PT. Lintas Marga Sedaya (LMS) melalui Yayasan IBU sebagai project implementor, pada bulan Maret 2015 ini akan berakhir setelah berjalan selama kurang lebih 1 (satu) tahun. Dalam kurun waktu 1 tahun tersebut Yayasan IBU telah berusaha untuk melaksanakan program yang telah diamanatkan untuk disampaikan kepada masyarakat yang terdampak langsung (secara signifikan) sebagai dampak pembangunan ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan yang kemudian kita sebut dengan PAP.

1

Dari 425 (empat ratus duapuluh lima) PAP di awal proyek yang nama-namanya seperti yang direkomendasikan oleh Pihak Kantor Desa setempat, 2 (Dua) desa berada di wilayah Kabupaten Purwakarta, yakni Desa Cimahi dan Desa Ciparungsari, dan 14 (Empat belas) desa berada di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat yakni : Cisaga, Jabong, Cidahu, Sukamelang, Balingbing, Batusari, Kaliangsana, Ciruluk, Wanakerta, Caracas, Marengmang, Sawangan, Wantilan, dan Karangmukti. Seiring proses verifikasi berjalan jumlah PAP yang didampingi oleh Yayasan IBU adalah sebanyak 413 (empat ratus tiga belas) PAP.

 

3

Program Pemulihan mata pencaharian ini secara umum terbagi kedalam 2 (dua) program utama yakni : Pertanian dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), sementara Pembangunan Latrine (WC) diberikan kepada PAP yang sama sekali tidak memiliki sarana tersebut sebanyak 20 (duapuluh tiga) buah Latrine.

2

Proses pendampingan program pemberdayaan masyarakat selalu mempunyai tantangan keberlanjutan, bagaimana proses pembangunan/pemberdayaan PAP bisa sustain dengan sumberdaya yang ada pada diri mereka sendiri. Program pemulihan mata pencaharian haruslah tetap berjalan tanpa PAP merasa kehilangan tempat atau pendamping untuk bertanya dan meningkatkan kapasitas usaha mereka. Seberapa besar bantuan langsung yang diberikan tanpa dibarengi oleh strategy keberlanjutan akan hanya sebatas itu saja tanpa memberikan

dampak atau mencapai tujuan yang diinginkan. Program penguatan dan pengembangan bagi PAP harus tetap dilakukan sampai mencapai kemandirian.7

Sesuai dengan konsep dasar program pemberdayaan ekonomi masyarakat pada gambar dibawah, tahap selanjutnya setelah program phase 1 upaya pemenuhan kebutuhan dasar secara mandiri adalah program upaya peningkatan dan pengembangan kesejahteraan bagi PAP, dimana tidak lagi memberikan ikannya tapi memberikan kailnya”, sehingga kemandirian ketahanan ekonomi PAP bisa tercapai.